Menjelajahi Kota Solo dengan Bus Tingkat Werkudara

Traveller, jika sedang jalan-jalan di Kota Solo, ada baiknya untuk mencicipi salah satu wisata kota menggunakan bus, nama busnya adalah Werkudara. Nama Werkudara sendiri diambil dari salah satu tokoh Mahabharata, anak kedua dari trah Pandawa atau Anda juga dapat menamainya sebagai Bima. Dengan tinggi kurang lebih 4,5 meter, lebar 2,5 dan terdiri dari 2 tingkat, bus yang dilengkapi dengan 54 kursi ini akan memberikan pengalaman berbeda menikmati berbagai sudut kota Solo.

Bus tingkat ini ditawarkan kepada wisatawan yang ingin berkeliling Solo. Lokasi yang bisa dituju dimulai dari Manahan– Jl. Slamet Riyadi – Purwosari –Gladak – Balaikota – Pasar Gedhe –RSUD dr Moewardi – UNS – Jurug – UNS – Panggung – Pasar Gedhe – Gladag – Pusat Grosir Solo (PGS) – Sangkrah – Alun-alun Utara – Pasar Kliwon – Baturono – Gading – Tipes – Baron – Jongke – Purwosari – Kerten – Manahan (selesai). Biasanya, bus akan berhenti di Bank Indonesia Solo, memberikan kesempatan pada penumpang untuk beristirahat sebentar atau sekadar berfoto ria.

Apabila menggunakan paket wisata dengan rombongan, ada beberapa pilihan rute yang disediakan selain rute reguler seperti yang disebutkan di atas. Berdasarkan infomasi dari jalan2.com, berikut paket yang tersedia:

  1. Untuk Werkudara Paket Tur A, anda akan dilayani untuk berkeliling kota Solo dan mampir ke beberapa tempat seperti Museum Kuno Danar Hadi di Ndalem Wuryadiningratan, Kampung Batik Kauman, serta PGS (Pusat Grosir Solo).
  2. Werkudara Paket Tur B mengantarkan anda ke tempat wisata Museum Radya Pustaka, Museum Batik Kuno Danar Hadi, dan Pusat Grosir Solo.
  3. Werkudara Paket Tur C melayani anda menuju ke tempat wisata Museum Radya Pustaka, Pusat Grosir Solo, dan Kampung Batik Laweyan.
  4. Sedangkan paket terakhir, Werkudara Paket Tur D akan mengantarkan anda menuju ke tempat wisata Museum Batik Kuno Danar Hadi, Pusat Grosir Solo, dan Kampung Batik Laweyan.

Sesampianya di tengah perjalanan, para penumpang disarankan untuk bertukar posisi, yang sebelumnya duduk di bawah bisa pindah ke atas dan begitu juga sebaliknya. Hal ini memungkinkan untuk memberikan sensasi dan pengalaman yang sama kepada semua penumpang. Sebagai pengingat saja, jika duduk di tingkat dua, berhati-hatilah terhadap ranting dan dahan pohon di pinggir jalan. Dikarenakan tempat duduk tingkat dua tidak dilengkapi dengan jendela.

Bus Werkudara ini beroperasi setiap hari, termasuk hari libur. Kita bisa membeli tiket satuan dengan harga Rp.20.000 atau jika alam rombongan bisa mencarter dengan harga Rp.800.000,- per tiga jam dengan biaya overtime sebesar Rp.250.000,- per jam. Untuk tiket satuan, paling tidak pesan sehari sebelum acara jalan-jalan dilaksanakan.

image

Sedikit berbagi pengalaman berkeliling kota dengan Bus Werkudara. Pada waktu itu berangkat bersama rombongan sekitar dua puluh orang, tapi dengan kondisi tiket per orang alias tidak sewa bus secara keseluruhan. Dikarenakan bersamaan dengan penumpang umum lain dan bertepatan dengan hari libur, dapat dipastikan tidak semua orang mendapatkan tempat duduk. Rombongan kami sedikit mengalah. Saya sendiri duduk lesehan paling depan pada tingkat dua. Dari posisi ini saya bisa melihat pemandangan di depan serta kiri kanan dengan leluasa dengan sensasi yang berbeda dan lebih menantang.

Leave a Reply